Categories
Uncategorized

Bandar Judi Online Tegal Ditangkap Polisi

Seorang pengedar game judi online asal Desa Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal ditangkap polisi. Pelaku berinisial BD dengan sebutan lain Bising (47) diuntungkan oleh pihak instalatir.

Pelaku ditangkap 27 Oktober lalu di kediamannya berdasarkan informasi publik dan proses penyidikan. Dari kasus itu, petugas kepolisian berhasil menyita sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang kini udah sukses diamankan antara lain adalah handphone, kertas sobek, alat tulis, duit modal Rp 200 ribu, duit pasangan Rp 122 ribu, kartu ATM, dan buku tabungan, kata Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo.

Seorang bandar judi online asal Desa Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal ditangkap polisi.

Bandar Judi Online Tegal Ditangkap

Ia memberikan, modus operandi yang digunakan pelaku adalah mendaftar di web perjudian online dengan menggunakan nama palsu. Kemudian setor saldo.
Pelaku lantas lakukan penjualan dengan menerima instalasi perjudian berasal dari orang lain, katanya, Rabu (4/11).

Uang yang disetor pemasang, kata dia, dikirim ke situs judi online oleh pelaku. Dari transaksi tersebut, pelaku mendapatkan komisi atau keuntungan.

“Tersangkanya pengedar. Kalau pemasang menang, dia mendapat untung atau fee,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat bersama Pasal 303 KUHP dan Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 perihal Informasi dan Transaksi Elektronik. Ini mempunyai hukuman hingga 10 th. penjara.

Baca Juga : 5 Fakta Pria di Kulonprogo Bunuh Diri Akibat Kalah Judi Online, Nomor 3 Bikin Sakit

Categories
Uncategorized

6 Orang Berbas Pantai Ditangkap Bermain Judi Domino

Polres Bontang menangkap 6 warga Desa Berbas Pantai kala sedang bermain judi domino di Jalan Melawai pada Senin (11/4/2022) lebih kurang pukul 00.30 WITA.

Kapolres Bontang, AKBP Hamam Wahyudi, melalui Kabag Humas Iptu Mandiyono mengatakan, selama operasi terkonsentrasi, personel dipastikan bakal menangkap segala bentuk problem keamanan dan memperbaiki masyarakat. Termasuk kejahatan perjudian.

Para tersangka berinisial RR (56), EL (23), FA (35), KI (19), PO (19), dan AS (22), salah satunya perempuan.

Kemudian, didalam penggerebekan polisi, polisi tunjukkan bahwa Rp. 649.000, dan satu set kartu domino qiu qiu.

Akibat perbuatannya, mereka terjebak Pasal 303 KUHP tentang perjudian. Penyelidikan sesudah itu dibawa ke Mako Polres Bontang untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Ancamannya 10 tahun penjara,” pungkasnya.

Baca Juga: Agen Togel Online Resmi, Garis Baralau Sudah Ditangkap Polisi